Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Psikologi Membaca Pikiran dan Karakter Orang



Tips Psikologi Membaca Pikiran dan Karakter Orang 


Ketika bertemu orang pertama biasanya kita melihat kesan pertama orang, lalu kita akan penasaran mengenai sifat dan karakter orang tersebut.

Makanya penting kita mengetahui cara orang berkomunikasi, dan dari data ketika orang melakukan interaksi, mereka hanya mengeluarkan 55% bahasa tubuh, 38% dari nada, dan 7% dari kata-kata.
Artinya mamu harus memperhatikan 3 faktor tersebut.

Jadi kamu untuk bisa melihat karakter dan pemikiran orang tersebut kamu harus melihat beberapa tips ini.

1. Kontak mata

Mata adalah jendela hati, kamu harus mempertimbangkan konteksnya, jika dia tidak bisa mengalihkan pandanganya dari dirimu artinya menaruh atensi yang besar kepada dirimu dan dia tertarik kepadamu. Bisa tertarik dalam artian umum atau ada maksud tertentu.

Lalu jika dia tidak bisa lama-lama melihat kamu, artinya dia gugup atau menyembunyikan sesuatu.


Lalu jika kamu jika kamu sedang berbicara dengan seseorang lalu tatapan matanya membuat kamu tidak nyaman, terutama jika matanya tidak berkedip artinya dia sedang berbohong.



2. Alis mata.

Alis mata bisa digunakan untuk melihat apakah seseorang yang mu ajak biacara nyaman atau tidak.

Ada 3 emosi utama membuat alis manusia terangkat, terkejut, emosi dan takut.

Mengangkat alis ketika mengobrol biasa akan sulit.

Lalu saat orang mengobrol biasa saja, tapi orang tersebut mengangkat alis, padahal obrolan kalian biasa saja, artinya dia tidak nyaman saat mengobrol dengan kamu.



3. Senyuman

Dalam hal tersenyum, bibir dan mulut bisa berbohong tapi tidak dengan mata. Jika senyuman yang asli adalah senyuman yang sampai menggerakkan mata. Jika dia tidam menggerakkan mata artinya itu adalah senyum palsu.

Area mata akan terbentuk saat kamu melakukan senyuman dengan tulus, karena kerutan ini bersifat alami. Kamu tidak bisa dengan sengana mengerutkan mata jika senyuman kamu adalah senyuman yang kamu buat buat dengan sengaja.


4. Ucapan

Jika kamu bertemu pertama kali dengan seseorang yang terus menerus mengatakan hal positif, artinya dia memiliki kepribadian yang cukup baik.

Jika seseorang sering menilai hal dengan sisi positif artinya dia adalah orang yang positif.

Jika dia sering melihat dari sisi negatif, artinya dia juga memiliki karakter yang kurang lebih sama.


5. Parabahasa.

Parabahasa adalah basaha dalam bentuk lain komunikasi dengan tidak menggunakan kata-kata atau omongan.
Parabahasa memiliki bentuk seperti gerakan tangan, ekspresi wajah, postur, dan gerakan kepala.
Pada dasarnya parabahasa ini menggunakan kemampuan berkomunikasi tanpa mengucapkan sesuatu.

Parabahasa dapat digunakan untuk melihat pemikiran lawan bicara dengan memperhatikan semua aspeknya.
Contohnya nada monoton, artinya orang tersebut tidak tertarik, atau jika sarkasme artinya dia mengungkapkan dengan sebaliknya saat berkata.

Nada bicara dan lafal yang digunakan juga termasuk aspek yang bisa kamu perhatikan.

6. Lirikan mata.

Jika orang yang antusias ingin menemuimu dia akan menghadap ke arahmu, matanya juga akan memandang mu.

Tapi jika dia melirik ke samping artinya, dia tidak nyaman disitu dan ingin pergi segera 

7. Mengangguk.

Mengangguk adalah pertanda setuju, tapi jika dia melakukannya secara berlebihan artinya dia cemas tentang suatu hal seperti kesepakatan.

Jika kamu memberikan instruksi, lalu mereka mengangguk secara eksesif, artinya dia orang yang kamu ajak bicara, khawatir dengan apa yang kamu sampaikan, atau mereka melihat apakah kemampuan mereka diragukan.

8. Dagu dan rahang.

Jika orang sedang berpikir untuk menentukan sebuah keputusan, maka gerakan yang umum mereka lakukan adalah mengelus dagu, melihat keatas, kesamping sambil memikirkan suatu secara mendalam dan sangat serius.

Lalu jika rahang yang terkatuk artinya dia sangat stres dan tidak nyaman dengan suasana sekitar.
Juga saat dia sedang mengobrol, lalu mengatukkan rahang artinya dia sengan tidak nyaman bisa karena obrolan atau dari hal lain yang mengganggu pikirannya.


9. Postur Tubuh.

Postur tubuh juga memberikan petunjuk tentang kepercayaan diri manusia.
Contohnya jika dia berjalan dengan tegap dan lurus, artinya dia merasa percaya diri dan nyaman dengan suasanya.

Lalu jika seseorang merunduk artinya dia merendah, bisa jadi dia sedang merasa tidak enak hati, atau sedang merasa tidak percaya diri.

Atau mungkin juga dia memang merendahkan diri.

10. Menggosok tangan

Gerakan tangan dapat secara terbuka menggambarkan suasana hati dan pikiran.
Jika orang menggosokan tangan artinya dia sedang memiliki perasaan yang baik, atau dia antusias dengan hal yang akan terjadi.

11. Jabatan tangan

Jabatan tangan juga dapat digunakan untuk melihat karakter seseorang atau pemikirannya.

Jika dia memiliki jabatan tangan Yang lembut artinya dia orang yang cenderung menurut dan tidak suka melawan.

Lalu apabila jabat tangannya cenderung keras artinya dia orang yang lebih suka mendominasi, terkesan dia lebih memiliki pendirian diri yang kuat.

Selain kekuatan, lama atau tidaknya jabat tangan dapat mengungkapkan isi pikiran, jika dia hanya beberapa saat saja berjabat tangan denganmu artinya dia tidak ingin memiliki hubungan yang terlalu dalam denganmu.

Jika dia berjabat tangan lama, artinya dia memiliki kemauan ingin mengenal kamu lebih dalam dan akrab.

12. Kecondongan tubuh

Jika orang tersebut mencondongkan tubuh ke arah kamu saat berbicara artinya dia tertarik dengan aoa yang kamu katakan, dan menaruh hormat kepada kamu.

Lalu apabila kamu sedang berbicara dan mendekatkan tubuhnya kearah kamu artinya dia ingin menceritakan isi hatinya kepada kamu.
Selain itu jika dia bersandar kebelakang saat kamu berbicara artinya dia bosan dengan topik yang kalian bicarakan.





13. Cara dia memegang bayi

Mungkin agak terlihat aneh, tapi vara megang bayi bisa mengungkapkan banyak hal.

Jika kamu bertemu dengen seseorang dan kamu bisa lihat saat dia mengenggdong bayi, jika dia menggendong dengan lengan kiri artinya dia bahagia, jika dia menggendong dengan lengan kanan artinya dia mungkin sedang stress.

14. Kaki dan tangan yang menyilang.

Jika orang terbiasa menyilangkan kaki, hal itu bisa digunakan untuk melihat karakternya. 

Jika kamu sedang memberikan nasehat kepada kamu, lalu dia menyilangkan kaki dan lengan artinya itu bukan pertanda baik.
Itu artinya dia tidak terbuka dan tidak menyukai apa oa yang kamu katakan.

Artinya ada sesuatu yang menghalangi secea fisik dan mental.

Walaupun mereka terlibat dengan percakapan, apabila tangan dan kaki yang menyilang artinya dia tidak banyak menyukai dan setuju dengan apa yang kamu katakan.


Araha kami juga bisa mengungkapkan banyak hal, jika dia menyukai kamu saat kamu sedang berbicara maka kakinya akan diarahkan ke kamu.

Jika dia tidak nyan dan ingin segera pergi dia akan mengarahkan kakinya ke tempat dia akan pergi.

15. Sepatu

Jenis dan tipe sepatu dapat menentukan akurat personalitas seseorang.

Jika orang yang mudah gugup, artinya dia selalu menggunakan sepatu baru atau yang bersih.
Jika dia ramah dia suka menggunakan sepatu yang praktis.

Jika dia agresif biasanya suka sepatu boot.


16. Penampilan seseorang.

Penampilan dapat mengungkapkan karakter seseorang.
Jika seseorang menata rambut dengan rapi, dan memakai oakaina yang disetrika, dan memerhatikan gaya secara keseluruhan artinya dia orang yang detail dan memerhatikan hal kecil.

Sementara orang tidak menata rambut, dan suka menggunakan pakaian kasual biasanya dia orang yang kreatif.

Lalu orang yang tidak memperhatikan penampilan dan bau badan artinya dia malah dan jorok.


17. Meniru bahasa tubuh.

Jika kamu bukan orang yang suka meniru bahasa tubuh, mungkin ku tidak menyadari hal ini.
Jika kelak ada orang yang meniru bahasa tubuh kamu artinya dia merasakan sesuatu sangat baik dari kamu dan ingin menyelaraskan dirinya dengan kamu.

Artinya pembicaraan kamu berjalan baik dan hal ini berjalan tidak sadar.
Hal ini karena kamu nyaman dan cenderung meniru apa yang dia lakukan, hingga hal kecil sekalipun.


Ada orang yang bisa dengan mudah membaca tanda bahasa seseorang, dan ada yang tidak terbiasa.

Jika kamu bisa melakukan hal ini kamu bisa terbantu, karena bisa membaca karakter orang dan menggunakan hal ini untuk mengetahui sesuatu tanpa banyak bertanya dan bisa menyesuaikan keadaan.

Namun semua hal yang dipelajari tidak bisa sepenuhnya akurat, semua tergantung kondisi orang masing-masing.