Ciri-Ciri Penipu Toko Online, Penjual Palsu & Tips Mengatasinya - Dedenanda

Ciri-Ciri Penipu Toko Online, Penjual Palsu & Tips Mengatasinya

Oke pada postingan kali ini saya akan membagikan infromasi mengenai beberapa ciri-ciri yang membedakan Penipu online shop yang meresahkan dan cara mengatasinya.

Bagi Anda yang suka berbelanja di Toko online hati-hati terhadap banyaknya kasus penipuan.

Biasanya sangat sulit membedakan Antara toko online dan Toko asli.

Saya sudah pernah mendengar berbagai pengalaman dari teman yang tertipu saat membeli di toko online.

Ciri-ciri penipu toko online dan acara mengatasinya uang Anda kembali


Toko online seperti Bukalapak dan Shoope pun bisa menipu Anda, dan yang paling Anda harus hindari adalah melakukan transaksi di luar aplikasi.

Dan yang berbahaya Adalah dari Instagram, Facebook, Whatsapp dan Media lainnya.

Karena toko online pada media ini tidak memiliki izin resmi untuk menjual produk mereka.

Untuk Anda yang sudah terlanjur ditipu, dan ingin melihat Bagaimana cara mengatasinya silahkan langsung saja ke bawah, menuju artikel selanjutnya. Linknya sudah saya sediakan di akhir postingan ini.


Oke langsung saja ini dia ciri penipu toko online.



1. Harga Sangat Murah.



Diskon harga yang sangat tidak masuk akal membuat pembeli tertipu

Setiap orang pasti ingin barang murah, peluang ini yang di manfaatkan para penipu.

Bahkan harga bisa sekitar setengah dari harga pasarannya padahal barang tersebut asli dan masih baru.

Seperti contoh sebuah Handphone seharga 2 Juta Rupiah di jual dengan harga 1 juta saja, tapi di jual lewat online.

Logikanya adalah dengan potongan harga 50% kenapa Saya akan menjual produk tersebut lewat online Instagram, Facebook bahkan Wa.

Padahal jika produk tersebut benar-benar Ada, dijual ke orang terdekat pun pasti laku. Hanya tinggal ketemu di rumah ataupun melakukan COD saja.

Tanpa harus di jual online.

Namun semua barang murah belum tentu penipuan, seperti misalkan produk dari batam.









2. Komentar di Nonaktifkan


Salah satunya adalah pada Instagram dimana Profil akun terlihat keren karena produk yang di foto.

Beberapa orang tidak menyadari komentar pelanggan yang pernah membeli buruk, bahkan di nonaktifkan oleh penjual karena takut penipuannya terbongkar.







3. Lokasi Toko Palsu.


Toko yang sebenarnya tidak Ada, biasanya toko seperti ini tidak mau didatangi tokonya dan tidak mau melakukan COD.

Mereka Akan beralasan tidak melayani COD dan sebagainya.

Mereka akan menawarkan pembayaran melalui transfer dan pengiriman melalui kurir.







4. Minimnya pengetahuan tentang produk.



Penipu kurang paham tentang produk yang mereka jual

Misalkan saat Anda ingin membeli Sebuah Handphone, tentu Ada spesifikasi dari Handphone tersebut seperti Resolusi Layar, Resolusi Kamera, GPU, CPU, Prosesor, Tipe Bluetoth, Tipe Wifi dan sebagainya.

Para penipu ini hanya akan bisa menjawab bagus, ataupun jelek. Mereka menyatakan pendapat sebatas Opini.

Bukan menyebuykan fakta seperti Kamera 25 MP, Prosesor Snapdragon dan lain sebagainya.

Sebaliknya, jika penjual mengetahui spesifikasi detail produk yang ditawarkan belum tentu penjual tersebut Asli, bisa saja dia penipu yang sudah riset terlebih dahulu spesifikasinya.








5. Tidak mau Video Call.


Sebagian orang menggunakan cara ini untuk memastikan keaslian penjual produk.

Jika seorang penipu pasti tidak akan mau di ajak video call, karena kemungkinan wajahnya terlihat.

Namun tidak semua orang yang menolak video call berarti seorang penipu, terkadang banyak juga orang yang memang tidak nyaman melakukan video call dengan orang asing walaupun itu pelanggan.

Mau atau tidaknya di video call ini hanya dugaan, jadi belum tentu kuat.







6. Tidak mau menulis namamu beserta foto Produk


Biasanya salah satu cara mengetes keaslian penjual adalah menyuruh mereka menulis nama Anda di sebuah kertas atau apapun itu. Lalu memfotonya bersama produk yang ingin Anda beli.

Hal ini untuk melihat apakah produk benar-benar ada.

Mungkin mereka akan mengelak, dan ada dua kemungkinan saat mereka mengelak tidak mau melakukannya.

Yang pertama karena mereka tersinggung, yang kedua mereka penipu.


Padahal jika seorang penjual asli diminta melakukan hal semudah ini pasti mau-mau saja.








7. Gambar yang dikirimkan Berkualitas Rendah.



Kualitas gambar rendah karena merupakan hasil download

Saat Anda meminta seseorang mengirimkan gambar barang, penipu biasanya mengirimkan foto barang dengan kualitas rendah.

Dikarenakan mereka mendownload foto tersebut, sehingga kualitasnya rendah.

Saat Anda meminta foto lainnya seperti dari sudut yang berbeda atau poisis yang berbeda mereka tidak akan bisa. Karena mereka sebenarnya tidak memiliki produk tersebut.









8. Barang Gagal dikirim


Alasan terkahir saat semua proses selesai dan barang tak kunjung di kirim adalah Terkendala Bea Cukai.

Selain itu Barang mungkin dikirim, namun barangnya Adalah barang imitasi atau rekondisi.

Dan mungkin setelah Anda transfer uang, Anda akan langsung di abaikan, dan tidak akan langsung di blokir.





Banyak kasus penipuan dengan modus yang berbeda-beda, Namun jika Anda sudah terlanjur ditipu dan dirugikan masih ada beberapa hal yang dapa Anda lakukan.

Pertama laporkan ke polisi dan bawa bukti Anda.

Atau dengan cara lainnya, untuk cara lainnya bisa baca Artikel berikutnya di bawah ini.

Cara Mengembalikan Uang Dari Penipu


Nah itu tadi mengenai ciri-ciri penipu online dan untuk cara mengatasinya bisa baca artikel selanjutnya.




Oke Sekian Postingan Kali ini. Semoga Bermanfaat, Jika Ada Kesalahan, Saya Mohon Maaf.

Berikan Komentar Atau Email Saya di Dedensetiawannn@gmail.com jika merasa ada kesalahan atau menyampaikan kritik.


Sekian Terima Kasih Atas Kunjungannya.
Jangan lupa bagikan ke teman Anda postingan ini jika bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel